DANPUSDIKARMED

kol purbo

KOLONEL ARM.

PURBO PRASTOWO

BERITA TERKINI PDF Print E-mail
Written By Administrator
Monday, 24 February 2014

UPACARA PEMBUKAAN PENDIDIKAN LANJUTAN I TA. 2014

 

Padalarang 10 Maret 2014, Komandan Kodiklat TNI AD Letjen TNI Lodewijk F. Paulus selaku inspektur upacara membuka secara resmi Diklapa I Kecabangan TNI AD bertempat di Pusdikkav. Upacara tsb diikuti oleh 14 Pusdik jajaran Kodiklat TNI AD diantaranya : Pusdikif, Pusdikkav, Pusdikarmed, Pusdikarhanud, Pusdikzi, Pusdikhub, Pusdikpal, Pusdikpom, Pusdikbekang, Pusdikajen, Pusdikku, Pusdikkes, Pusdikum dan Pusdiktop.   Rangkaian kegiatan Pembukaan Diklapa I Kecabangan TNI AD mulai dari kegiatan paparan, upacara Pembukaan Diklapa I, pengarahan dan ramah tamah yang dihadiri oleh seluruh Calon Siswa dari masing-masing kecabangan, para pejabat dalam jajaran Kodiklat TNI AD dimana.

Pendidikan yang diikuti oleh 632 orang siswa tsb direncanakan belangsung selama 10 minggu. Selama mengikuti Pendidikan Lanjutan Perwira I Kecabangan TNI AD para Pasis akan diberikan ilmu-ilmu tentang kemiliteran dan pengetahuan umum untuk memberikan bekal kepada Pasis dalam menghadapi tugas-tugas dimasa depan sesuai dengan jabatan yang diembannya. Setiap Pasis telah melewati seleksi yang ketat sebelum dinyatakan lulus sebagai kandidat calon siswa Diklapa I Kecabangan sehingga sehingga para Pasis akan dapat menjalani pendidikan dan nantinya lulus sesuai dengan tuntutan kurikulum.

WADAN KODIKLAT MENUTUP KEGIATAN PEMBEKALAN GUMIL/TIH TERPUSAT

TA. 2014

          Cimahi 28 Feb 2014, Wakil Komandan Kodiklat secara resmi menutup kegiatan Pembekalan Guru Militer dan Pelatih TA 2014 bertempat di gedung Soedirman Pusdikarmed.   Kegiatan yang diikuti oleh 644 Guru Militer dan Pelatih dari seluruh Lembaga Pendidikan jajaran TNI Angkatan Darat berlangsung selama 4 hari tersebut dimulai dari tanggal 25 sampai 28 Februari 2014. Tujuan dari penyelenggaran kegiatan ini adalah untuk meningkatkan profesionalisme para guru militer dan pelatih agar lebih berkualitas di bidang pendidikan maupun penguasaan materi yang menjadi tanggung jawabnya sejalan dengan tantangan tugas kedepan yang semakin berat yang ditandai oleh perkembangan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, maka tugas para Guru dan Pelatih tentunya akan semakin berat juga. Tugas membentuk Prajurit yang professional, berkarakter serta bermoral dan beretika merupakan tanggung jawab Guru militer dan Pelatih yang tidak bisa ditawar-tawar lagi, demikian sambutan Komandan Kodiklat Letjen TNI Lodewijk F. Paulus  yang dibacakan oleh Wakil Komandan.

      Berbagai materi yang terkait dengan ilmu kependidikan dan kepelatihan yang diberikan selama pembekalan tersebut diharapkan mampu melahirkan sosok Guru Militer dan Pelatih yang memiliki kepribadian positif dan perilaku yang baik, berwawasan luas serta menguasai dan dapat mengaplikasikan teknik dalam memberikan instruksi kepada peserta didik. TNI Angkatan Darat menaruh harapan besar kepada para Guru Militer dan Pelatih dalam meningkatkan kualitas prajuritnya karenanya tugas sebagai Guru Militer dan Pelatih adalah amanah terhormat yang harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh.

       Turut hadir dalam upacara penutupan ini Komandan Seskoad, para Komandan,Kepala, Direktur Pusat  Kecabangan dan Fungsi, para Direktur jajaran Kodiklat TNI AD, Sekretaris dan Inspektur Kodiklat.

 


DIRDIK MEMBUKA KEGIATAN PEMBEKALAN GUMIL/TIH TERPUSAT TA. 2014

     Cimahi 25 Feb 2014, Direktur Pendidikan Kodiklat TNI AD, Brigjen TNI Gede Kusuma Arta secara resmi membuka Pembekalan Guru MiliterPus/Cab/Fung AD TA. 2014 bertempat di gedung Soedirman Pusdikarmed. Hadir dalam acara tersebut para Direktur,Komandan Pussen jajaran Kodiklat TNI AD, para Direktur Angkatan Darat, para Direktur dan para Komandan Pusdik jajaran Kodiklat TNI AD serta para undangan lainnya.

       Pada acara tersebut Direktur Pendidikan membacakan amanat Komandan Kodiklat TNI AD Letnan Jenderal TNI Lodewijk F. Paulus mengatakan bahwa Gumil/Tih adalah seorang militer yang berdasarkan pengangkatannya bertugas mendidik dan mengajar anggota-anggota TNI di Lemdik TNI karena tingkat pengetahuan dan kecakapannya.  Tugas sebagai Gumil/Tih sangat penting dan strategis, terutama dalam upaya mengembangkan doktrin serta meningkatkan kualitas pendidikan dan latihan guna membentuk Prajurit TNI  AD  yang  profesional  dalam bidang tugasnya, berkarakter dan memiliki moral yang baik.

        Untuk itu, lanjut Komandan, peran Gumil selain harus memiliki kemampuan dan pengetahuan serta wawasan yang luas, juga memiliki karakter dan sifat yang dapat dipertanggungjawabkan, sehingga dapat menjadi guru dan narasumber terpercaya bagi siswanya.

         Harapan Komandan  dengan adanya Pembekalan Gumil dan Pelatih ini bisa terwujud Gumil/Tih yang memiliki sikap dan ketauladanan yang baik, profesional dalam mentransfer ilmu pengetahuan dan teknologi kepada siswa,  serta meningkatkan kreativitas dan motivasi kerja.

       Selain itu, para Gumil/Tih harus mampu mengaplikasikan kepemimpinan lapangannya dengan baik sebagai guru, bapak, rekan maupun pembimbing dengan dilandasi tanggung jawab yang tinggi.   Jadikan tugas Gumil/Tih sebagai amanah      yang terhormat dengan mengedepankan sikap ketulusan, keikhlasan dan ketaula-danan.  

     Kegiatan Pembekalan ini selain akan diisi dengan materi-materi yang terkait kependidikan dan kepelatihan, juga akan diberikan pembekalan dari pakar psikologi dan motivasi yang diharapkan akan lahir Gumil dan Pelatih yang handal yang mampu menjawab tantangan transformasi TNI Angkatan Darat.


RAPAT ANGGOTA TAHUNAN (RAT) PRIMKOP KARTIKA ARDAGUSEMA

TUTUP BUKU TAHUN 2013

Cimahi 20 Feb 2014,  Komandan Pussenarmed Kodiklat TNI AD Brigjen TNI Sonhdaji, S.I.P. M.M. menyerahkan bingkisan kepada anggota Pussenaramed/Pusdikarmed pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) Primkop Kartika Ardagusema tutup buku tahun 2013 bertempat di gedung Sudirman Pusdikarmed. RAT ini merupakan rapat pertanggung jawaban Pengurus kepada seluruh anggota koperasi yang ke-44 dan dilaksanakan secara rutin setiap tahun. Dalam acara ini juga dihadiri oleh para Pejabat di lingkungan Pussenarmed dan Pusdikarmed serta tamu undangan yang berasal dari pakar-pakar koperasi yang berada di daerah Cimahi dan sekitarnya guna untuk memberikan penilaian tentang keadaan Koprasi yang ada sekarang. Secara garis besar rapat ini juga memberikan wacana tentang Rencana Kerja dan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Primkopad Kartika Ardagusema tahun 2014 yang dinilai penting untuk diketahui oleh setiap anggota Koprasi agar kedepan semakin maju.

 

PERWIRA TNI AD YANG MEMPUNYAI INTELEKTUAL CAPITAL

             Bandung 2 Januari 2014. Bertempat di Grha Yuddha Wastu Pramuka Pussenif Kodiklat TNI AD Bandung sebanyak 583 orang siswa mantan secapa AD mengikuti pembukaan dasar kecabangan yang dibuka langsung Komandan kodiklat TNI AD Letjen TNI Lodewijk F Paulus Kamis.

          Pendidikan Dasar Kecabangan ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan Perwira Siswa TNI AD agar memiliki sikap dan perilaku sebagai Prajurit Sapta Marga dan Sumpah Prajurit, memiliki pengetahuan dan keterampilan Dasar Kecabangan, Komandan Peleton / Perwira Urusan dan Kepelatihan di kecabangan masing-masing serta kondisi jasmani yang samapta.

            Perwira sebagai pemimpin dituntut untuk senantiasa memiliki Intelektual capital (kekayaan intelektual) untuk itu Perwira harus menguasai knowledge yang memadai terutama dalam bidang olah keprajuritan. Knowledge yang memadai ini apabila dipadukan dengan skill yaitu keterampilan-keterampilan militer, seperti : menembak, ilmu medan, bela diri militer dan lain sebagainya akan melahirkan capability sesuai Jati Diri TNI sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional dan Tentara Profesional.

         Lebih lanjut Komandan Kodiklat menyampaikan bahwa ciri perang modern yang terjadi saat ini adalah perang tanpa bentuk,memanfaatkan keunggulan Ilpengtek dan informasi dengan sasaran multi dimensi, seperti : dimensi ekonomi, politik dan keamanan teritorial. Untuk menghadapinya tidak dapat hanya satu kecabangan saja, tetapi dengan melibatkan multi kecabangan (combined Armed) yang didukung kecanggihan IT. Perang demikian akan memadukan keseimbangan antara kemampuan bermanuver dan tembakan.

           Untuk itu Komandan Kodiklat menengaskan bahwa dalam kurikulum Diksarcab kali ini para siswa akan dibekali kemampuan Hirbak kelas Pratama yang sangat berguna dalam mendukung tugas, sehingga kelak setelah selesai mengikuti pendidikan para siswa siap memimpin dan melatih anggotanya menjadi petembak yang handal dan memiliki jasmani yang samapta guna mewujudkan satuan yang profesional.

        Pendidikan Dasar Kecabangan TNI AD ini akan dilaksanakan di 9 Pusdik jajaran Kodiklat TNI AD, waktu operasional pendidikan sesuai kurikulum dilaksanakan selama 20 Minggu.      

           Demikian penyampaian Komandan Kodiklat Pada saat memberikan amanat dihadapan siswa Diksarcab TNI AD yang dihadiri para Danpussen. para Dir/Danpus Cab/ Fung Angkatan Darat, Para Direktur, Sekretaris, Inspektur dan para Paban serta para Danpusdik jajaran Kodiklat TNI AD.

 

WADAN KODIKLAT TNI AD TUTUP DIKSARCAB TNI AD TA. 2013

 

Cimahi, Bertempat di Pusat Pendidikan Polisi Militer, Wakil Komandan Kodiklat TNI AD Mayor Jenderal TNI Dody Usodo Hargo S., S.IP, M.M menutup kegiatan Pendidikan Dasar Kecabangan TNI AD tahun 2013. Senin ( 30/12 ). Turut hadir dalam acara tersebut para Komandan Pusat Kesenjataan, para Direktur / Komandan Pusat Kecabangan dan Fungsi jajaran Angkatan Darat, para Direktur, Sekretaris, Inspektur Kodiklat TNI AD dan para Paban serta para Komandan Pusdik jajaran Kodiklat TNI AD.

Pendidikan Dasar Kecabangan yang telah berlangsung selama ± 5 bulan ini diikuti oleh 890 Perwira Pertama dari berbagai sumber yaitu dari Akademi Militer, Pendidikan Pertama Prajurit Karier serta Perwira Abituren Diktupa yang bersumber dari Bintara.

 

    Dalam acara tersebut Inspektur upacara membacakan amanat Komandan Kodiklat TNI AD Letnan Jenderal TNI Lodewijk F. Paulus, menyampaikan bahwa Pendidikan Dasar Kecabangan ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan para Prajurit TNI AD agar memiliki sikap dan perilaku sebagai Prajurit Sapta Marga dan Sumpah Prajurit, pengetahuan dan keterampilan Dasar Kecabangan, sehingga nantinya mampu berkiprah sebagai Komandan Peleton / Perwira Urusan dan Kepelatihan di kecabangan masing masing.

      Komandan Kodiklat TNI AD mengingatkan juga bahwa seorang Perwira adalah pemimpin yang harus mampu memberikan warna dan peran yang menentukan dalam memberdayakan potensi kesatuan guna melaksanakan tugas pokok satuan secara optimal serta mampu menjadi contoh teladan bagi anggota, satuan maupun lingkungan tempat bertugas. Tempatkan tugas dan kehormatan diatas segalanya, sebab tugas adalah kehormatan, kepercayaan, kebanggaan dan peluang. Dengan demikian keberadaan Perwira akan dapat mendorong energi positif di satuannya. Itulah makna sesungguhnya ”Budhi Bhakti Wira Utama”.

       Selain itu, dalam melaksanakan tugas nantinya para Perwira harus menjadi penggerak, motivator dan bagian dari solusi terhadap permasalahan, bukan sebaliknya menjadi beban satuan. Oleh karenanya kembangkan pengetahuan, wawasan dan keterampilan me-lalui budaya belajar, berlatih dan bekerja keras, sehingga dapat menampilkan performa terbaik serta mampu menyelesaikan setiap tugas secara optimal.

        Mengakhiri amanatnya Komandan berharap agar setelah masuk satuan masing-masing dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan satuan masing-masing. Lakukan orientasi dengan baik, dan segera beradaptasi dengan satuan yang baru.

        Diakhir kegiatan, Wakil Komandan Kodiklat TNI AD berkesempatan menganugerahkan Sangkur Perak kepada lulusan terbaik. Peraih Sangkur Perak sebagai berikut :

1. Letda Kav Dimas Rizkika., ST.Han ( Akmil )
2. Letda Czi M. Tyas P., ST.Han ( Akmil )
3. Letda Chb Wahyu Amri ( Diktukpa )
4. Letda Ckm ( K ) Sri Daryanti Amk ( Diktukpa )
5. Letda Cku ( K ) I Dw Agung Ayu O. M ( Diktukpa )

 

 

 

 

UPACARA PENUTUPAN DIKMATA PK TNI AD GEL I TAHAP II ARMED TA. 2013

Cimahi 21 Desember 2013,   Komandan Pussenarmed Brigjen TNI Sonhadji, S.IP, M.M. selaku Irup membacakan amanat Dankodiklat TNI AD sekaligus menutup secara resmi Dikmata PK TNI AD Gel I Thp II Armed TA. 2013 bertempat di lapangan Djarot Supadmo Pusdikarmed.   Pendidikan yang berlangsung selama 12 minggu tersebut diikuti oleh 283 orang siswa.   Dalam amanatnya Dankodiklat TNI AD menekankan beberapa hal sebagai berikut : Pertama, Senantiasa mendekatkan diri dan memohon kepada Tuhan YME, agar senantiasa mendapatkan lindungan dan bimbingan-Nya dalam setiap pelaksanaan tugas. Kedua, Mantapkan dan bangun terus komitmen moralitas dan etika keprajuritan dengan senantiasa mengamalkan Sumpah Prajurit, Sapta Marga dan Delapan Wajib TNI sehingga tidak mudah dipengaruhi oleh pihak manapun yang dapat merusak citra TNI AD.   Ketiga, Kobarkan terus semangat pantang menyerah, rela berkorban dan senantiasa bersama dan bersatu dengan rakyat, hilangkan sifat sombong, berperilaku arogan atau merasa paling hebat, tetapi tetaplah bersikap rendah hati, ramah tamah, setia dan jujur serta disiplin.  Keempat, Tingkatkan profesionalisme keprajuritan dengan senantiasa melestarikan budaya belajar dan berlatih guna mewujudkan kesiapan operasional satuan dan keberhasilan pelaksanaan tugas.   Kelima, Berbuat yang terbaik, berani, tulus dan ikhlas dalam setiap pelaksanaan tugas.

UPACARA PENUTUPAN PENDIDIKAN SUSBATIH TAHAP II ARMED TA. 2013

Cimahi 21 Desember 2013, Wakil Komandan Pusdikarmed Letkol Arm Hendro Agus Suseno menutup secara resmi Pendidikan Susbatih Tahap II Armed TA. 2013 bertempat di Aula Pusdikarmed.   Pendidikan Susbatih yang berlangsung selama 4 minggu tersebut diikuti oleh 29 orang siswa dari berbagai satuan Armed.

ACARA TRADISI KORPS PENEMBAKAN MERIAM SAPUJAGAD & SYUKURAN

 

HUT KE-68 ARMED TNI AD TAHUN 2013

 

 

Cimahi 5 Desember 2013, Komandan Pusat Kesenjataan Artileri Medan Brigjen TNI Sonhadji S.IP, M.M bertindak selaku Perwira Baterai pada acara Tradisi Korps penembakan meriam Sapujagad dalam rangka HUT ke-68 Artileri Medan TNI AD Tahun 2013 bertempat di lapangan Djarot Supadmo Pusdikarmed. Hadir dalam acara tersebut Rektor Unhan Letjen TNI Ir. Drs. H. SUBEKTI, M.Sc, MPA, para Pati dan para sesepuh  warga korps Artileri Medan.  Adapun tema dari peringatan HUT ke-68 Armed TNI AD Tahun 2013 ini adalah : " DENGAN MODERNISASI ALUTSISTA KITA TINGKATKAN PROFESIONALISME PRAJURIT ARMED DLM MENDUKUNG TUPOK TNI AD". 

 DIRGAHAYU ARTILERI MEDAN TNI ANGKATAN DARAT KE-68

JAYALAH ARTILERI MEDAN BERDAYA GUNA SEPANJANG MASA.

 

UPACARA PENUTUPAN SUSTAMUDI RANRIKMER ARMED TA. 2013

Cimahi 30 Nopember 2013,   Wakil Komandan Pusdikarmed Letnan Kolonel Arm Hendro Agus Suseno menutup secara resmi Pendidikan Sustamudi Ranrikmer Armed TA. 2013 bertempat di Gedung A. Yani Pusdikarmed.   Pendidikan yang diikuti oleh 20 orang siswa tersebut berlangsung selama 6 minggu.   Pendidikan Sustamudi Ranrikmer Armed merupakan upaya pimpinan TNI AD untuk meningkatkan profesionalisme prajurit sehingga mampu melaksanakan tugas dengan baik.   Oleh karena itu diharapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh dapat dijadikan bekal sehingga benar-benar dapat melaksanakan tugas di satuan dengan baik.

UPACARA PEMBUKAAN SUSBATIH THP II ARMED TA. 2013

 

Cimahi 25 Nopember 2013,   Wakil Komandan Pusdikarmed Letnan Kolonel Arm Hendro Agus Suseno Membuka secara resmi Pendidikan Susbatih Tahap II Armed TA. 2013 bertempat di Gedung A. Yani Pusdikarmed.   Pendidikan yang diikuti oleh 28 orang siswa tersebut berlangsung selama 4 minggu.   Pendidikan Susbatih Tahap II Armed merupakan upaya pimpinan TNI AD untuk meningkatkan profesionalisme prajurit sehingga mampu melaksanakan tugas dengan baik.   Oleh karena itu diharapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh dapat dijadikan bekal sehingga benar-benar dapat melaksanakan tugas di satuan dengan baik.

 

UPACARA PENUTUPAN SUSPATIH THPII ARMED TA. 2013

SERAH TERIMA JABATAN DANPUSSENARMED

 

 

 

 

 

 

 

  Bandung – Bertempat di aula Moh.Toha Makodiklat TNI AD jalan Aceh No.50 Bandung pada hari Selasa (22/10) empat orang pejabat dilingkungan Kodiklat TNI AD di serah terimakan dengan upacara militer. Komandan Kodiklat TNI AD Letjend Lodewijk F.Paulus bertindak sebagai Irup pada saat upacara Sertijab tersebut.

 Serah terima tugas wewenang  dan tanggungjawab jabatan yang dilaksanakan oleh keempat pejabat hari ini terdiri Komandan Pussenarmed Kodiklat TNI AD dari Brigjen TNI Ariyadi Padmanegara  kepada Kolonel Arm Sonhadji, Sekretaris Kodiklat TNI AD dari Brigjen TNI  I Made Sukadana, kepada Brigjen TNI Asep Subarkah Yusuf, Komandan Puslatpur Kodiklat TNI AD dari Kolonel Inf Moch Fahruddin kepada Kolonel Inf Echsan Sutaji  dan  Komandan Pusdikkowad Kodiklat TNI AD dari Kolonel Caj (K) Dra. Siti Hasanah, kepada Kolonel Caj  (K)  Dra. Ning Rahayu.

 

     Dalam amanatnya komandan Kodiklat menyampaikan kepada setiap komandan yang telah menerima tugas wewenang dan tanggungjawab agar dapat menyelenggarakan pembinaan fungsi jabatan masing -masing dalam menyelenggarakan pembinaan fungsi kesenjataan, pendidikan, latihan, penelitian dan pengembangan  di lingkungan TNI Angkatan Darat dalam rangka membina kemampuan dan kekuatan untuk mencapai prajurit yang profesinal.

     Dan kepada Sekretaris Kodiklat TNI AD juga diharapkan  harus mampu menyelenggarakan pembinaan bidang fungsi organik militer yang ditandai dengan meningkatnya disiplin dan kesejahteraan personel guna mewujudkan sumber daya prajurit Kodiklat TNI AD yang profesional serta memiliki semangat juang yang tinggi.

     Demikian penyampain Komandan Kodiklat pada saat sertijab,Danpussen Armed,Sekretaris kodiklat TNI AD,Danpuslatpur serta Komandan Pusdikkowad yang diselenggarakan dengan penuh hikmat yang dihadiri para pejabat teras jajaran Kodiklat TNI AD.

 UPACARA PENUTUPAN SUSBASISKOM & SUSTASISKOM ARMED TA. 2013

 

 

Cimahi 5 Oktober 2013,   Komandan Pusdikarmed Kolonel Arm Alfret Denny D. Tuejeh menutup secara resmi Pendidikan Susbasiskom dan Sutasiskom Armed TA. 2013 bertempat di Aula Kelas Pusdikarmed.   Pendidikan yang diikuti masing-masing oleh 20 orang siswa tersebut berlangsung selama 6 minggu.   Pendidikan Susbasiskom dan Sustasiskom Armed merupakan upaya pimpinan TNI AD untuk meningkatkan profesionalisme prajurit sehingga mampu melaksanakan tugas dengan baik.   Oleh karena itu diharapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh dapat dijadikan bekal sehingga benar-benar dapat melaksanakan tugas dibidang sistem komunikasi di satuan dengan baik.

 

 

UPACARA PENUTUPAN DIKLAPA II KECABANGAN TNI AD TA. 2013

 

Cimahi 21 September 2013, Bertempat di Pusdikarmed Pussenarmed Kodiklat TNI AD, Wakil Komandan Kodiklat TNI AD Mayor Jenderal TNI Dody Usodo Hargo.S., S.IP., M.M, menutup Pendidikan Lanjutan Perwira II Kecabangan TNI AngkatanDarat TA. 2013 (21/9). Hadir dalam acara tersebut para Komandan Pussen jajaran Kodiklat TNI AD, para Direktur/Komandan Pusat Kecabangan dan Fungsi jajaran TNI  Angkatan Darat, para Direktur, Sekretaris, Inspektur, para Komandan Pusdik jajaran Kodiklat TNI AD serta para undangan lainnya.  

 

        Dalam amanatnya Komandan Kodiklat TNI AD Letnan Jenderal TNI Lodewijk F. Paulus yang dibacakan Inspektur upacara mengatakan, tujuan Pendidikan Diklapa ini adalah untuk mengembangkan kemampuan para Perwira Siswa Kecabangan agar memiliki sikap dan perilaku sebagai Prajurit Sapta Marga dan Sumpah Prajurit, serta memiliki pengetahuan dan keterampilan sebagai  Perwira pada Jabatan  Golongan VI serta kondisi jasmani yang samapta.

        Sebagai pendidikan tertinggi di Kecabangan TNI  AD maka kepada para Perwira Siswa lulusan Diklapa II dituntut agar menguasai teknik dan taktik yang ada di kecabangan masing-masing, sehingga dapat  diaplikasikan pada kondisi nyata di satuan serta sebagai bekal untuk menempuh pendidikan yang lebih tinggi.

       Selaku pemimpin dituntut untuk senantiasa memiliki intelektual capital  (kekayaan intelektual). Oleh karena itu, Perwira harus menguasai knowledge yang memadai terutama dalam bidang olah keprajuritan.  Knowledge yang memadai ini apabila dipadukan dengan skill yaitu keterampilan-keterampilan militer,   maka akan melahirkan capability sesuai jati diri kita sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional dan Tentara Profesional.  Capability dan authority akan menghasilkan competence, yaitu kepemilikan pengetahuan, keterampilan dan kemampuan yang dituntut pada jabatan tertentu.

      Diakhir amanat Komandan mengharapkan agar dapat memanfaatkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama mengikuti pendidikan Lanjutan Perwira II ini,  untuk dapat  memberikan nilai tambah bagi satuan nantinya, sehingga berdaya guna dan berhasil guna secara optimal dalam rangka terlaksananya tugas pokok satuan secara lebih profesional dan proporsional.

 

       Selain itu, Jangan pernah berpuas  diri  atas pengetahuan dan kemampuan yang telah kalian miliki. Tingkatkan terus kemampuan diri selaras dengan perkembangan lingkungan tugas, serta binalah satuan dimana kalian bertugas agar profesionalitas satuan semakin meningkat.


 

 




WADAN KODIKLAT TNI AD TUTUP LAT POSKO I SEKOLAH

SISWA DIKLAPA II KECABANGAN ANGKATAN DARAT TA. 2013

 

 

 

 

 

 

 

 

         Bandung 18 September 2013, Bertempat di Grha Yudha Wastu Pramuka Pussenif Kodiklat TNI AD, Latihan Posko I Siswa Diklapa II Kecabangan Angkatan Darat secara resmi ditutup oleh Wakil Komandan Kodiklat TNI AD Mayor jenderal TNI Dody Usodo Hargo. S., S.IP., M.M  . Hadir dalam acara tersebut para Danpussen, para Direktur Angkatan Darat, para Direktur Kodiklat TNI AD, Sekretaris, Inspektur, para Komandan Pusdik jajaran Kodiklat TNI AD dan para pejabat teras serta undangan lainnya.

       Dalam amanatnya, Wadan Kodiklat TNI AD membacakan Amanat Dankodiklat TNI AD  Letnan Jenderal TNI Lodewijk F. Paulus menyampaikan bahwa dengan berakhirnya Latihan ini, para Perwira Siswa telah mendapatkan pengalaman tentang bagaimana prosedur penyelenggaraan suatu operasi yang dikelola secara terintegrasi dengan kecabangan lainnya, sehingga Para Perwira Siswa Diklapa II memahami esensi dari perencanaan penyelenggaraan dan pengendalian suatu operasi maupun mekanisme dalam Latihan Posko I ini dan dapat dijadikan sebagai bekal dalam pelaksanaan tugas-tugas dimasa yang akan datang maupun bekal untuk mengikuti jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi .

       Dalam amanat lanjutannya Komandan mengatakan pada era globalisasi, penggunaan sistem teknologi informasi sudah berkembang secara pesat di semua instansi, karena melalui teknologi ini segala informasi dapat diperoleh dengan murah, mudah dan cepat. Demikian pula dilingkungan militer, telah banyak dikembangkan sistem informasi yang menggunakan sarana komputer. Salah satu bentuk pengembangan yang dilakukan yaitu pada Latihan Posko I Sekolah Diklapa II, dimana penyelenggaraannya sudah dipadukan dengan IT.

      Diakhir amanatnya Komandan berharap agar para Siswa Diklapa II sudah memahami dan mampu mengaplikasi prosedur hubungan Komandan dan Staf yang menggunakan media teknologi informasi sehingga proses pengambilan keputusan dapat dilakukan dengan mudah, tepat dan cepat.

UPACARA PEMBUKAAN  LATIHAN POSKO SEKOLAH SISWA DIKLAPA II KECABANGAN TNI AD TA. 2013

 

 

 

      Bandung 16 September 2013, Komandan Kodiklat TNI AD, dalam amanatnya yang dibacakan oleh Wakil Komandan menyampaikan bahwa “disinilah akan dinilai aktivitas dan produk perorangan sesuai jabatannya meliputi ATP (Rensem), Jukcan dan Prinsiap, Perkiraan Staf dan Perkiraan Komandan, Keputusan dan Konsep Umum Operasi serta penyusunan Perintah Operasi disertai dengan lampirannya. Melalui Latihan Posko I Sekolah, para Perwira Siswa mendapat gambaran tentang kegiatan perencanaan operasi dalam bentuk Prosedur Hubungan Komandan dan Staf untuk memecahkan persoalan dalam rangka mendapatkan keputusan Komandan, melaksanakan Kodal pada suatu kegiatan proses perencanaan dan persiapan operasi  serta    mekanisme   tindakan  Komandan dan Staf dalam menghadapi situasi operasi yang timbul.

 

         Pelaksanaan Latihan Posko I Sekolah ini mengambil Tema “Brigif-16 / Wira Yudha melaksanakan OMP di daerah Kodam V/BRW dalam rangka mempertahankan keutuhan wilayah NKRI” akan berlangsung selama   3   hari, mulai  tanggal 16 sampai dengan 18 September 2013,  diikuti 624 orang Perwira Siswa (592 AD, 20 AL, 4 AU dan 8 Mancanegara) yang diorganisir menjadi 41 Sub Kolat (20 di Pusdikif, 7 di Pusdikhub, 7 di Pusdikpal dan 7 di Pusdikbekang). Selama pelaksanaan latihan Perwira Siswa (sebagai Pelaku Latihan) akan diberikan serangkaian  keadaan, kejadian dan situasi taktis secara sambung menyambung. Setiap keadaan dan kejadian mengandung persoalan yang harus dipecahkan dan meminta keputusan, rencana, perintah dan tindakan dari pelaku.

 

     Diharapkan kepada seluruh peserta Latihan Posko I Sekolah ini nantinya dapat mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pendidikan di satuannya masing-masing juga dapat menjadi bekal yang bermanfaat untuk mengikuti pendidikan yang lebih tinggi lagi.
Pada kegiatan pembukaan Latihan Posko I ini dihadiri oleh para Komandan Pusat Kesenjataan, Para Direktur jajaran Kodiklat, Para Komandan Pusdik serta undangan lainnya.

 

 

 

 

 

ACARA JAM TRADISI PASIS DIKSARCAB ARMED TA. 2013

 

Cimahi 15 Agustus 2013,   Wakil Komandan Pusdikarmed Letkol Arm Hendro Agus Suseno menyematkan tanda peserta kepada perwakilan Pasis  pada Upacara Pembukaan  Jam Tradisi Pasis Diksarcab Armed TA. 2013 bertempat di lapangan PBB Pusdikarmed.   Acara Jam Tradisi yang diikuti oleh 35 orang Pasis tersebut berlangsung selama 2 hari.   Diharapkan kegiatan Jam Tradisi tersebut dapat menimbulkan dampak positif dalam meningkatkan motivasi belajar untuk mengikuti pendidikan sehingga para Pasis siap untuk melaksanakan belajar dan berlatih di Lembaga Pendidikan ini dengan berhasil sesuai tekad dan semangat Pasis yang telah dipilih dan memilih profesi sebagai prajurit Artileri Medan.

KOMANDAN KODIKLAT TNI-AD BUKA PENDIDIKAN DASAR KECABANGAN TA. 2013

 

Bandung 14 Agustus 2013,  Sebanyak 895 orang personel Perwira Pertama TNI Angkatan Darat berpangkat Letnan Dua lulusan Akademi Militer, Dikmapa PK dan Secapa AD, secara resmi hari ini mengikuti Pendidikan Dasar Kecabangan di berbagai Pusat Pendidikan jajaran Kodiklat TNI AD serta Pusat Pendidikan Penerbangan Angkatan Darat. Pendidikan yang akan berlangsung selama 5 bulan ini dibuka oleh Komandan Kodiklat TNI AD, Letnan Jenderal Lodewijk F. Paulus, pada hari Rabu 14 Agustus 2013 bertempat di Pusdikif Pussenif Kodiklat TNI AD.

Dalam amanatnya, Komandan Kodiklat menyampaikan bahwa Pendidikan Dasar Kecabangan yang akan dilaksanakan ini merupakan pendidikan lanjutan dari pendidikan sebelumnya dengan tujuan untuk mengembangkan kemampuan para Perwira Pertama TNI AD lulusan Akmil, Dikmapa PK dan Secapa AD agar memiliki sikap dan perilaku sebagai prajurit Sapta Marga dan Sumpah Prajurit, memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar kecabangan serta memiliki kondisi jasmani yang samapta. Untuk mencapai tuntutan tujuan pendidikan tersebut, maka dalam pendidikan ini akan diperdalam dan dimatangkan berbagai pengetahuan dan keterampilan militer khususnya pada materi pelajaran kecabangan dengan sistem pembelajaran yang diatur dalam 3 (tiga) modul utama yaitu Modul Kecabangan, Modul Jabatan dan Modul Kepelatihan. Sehingga akhir dari pendidikan ini lulusannya dapat mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan dasar kecabangan, memimpin dan membina satuan setingkat peleton serta mengaplikasikan ilmu kepelatihan.

Lebih lanjut Komandan Kodiklat menyampaikan bahwa dalam peperangan modern tidak dapat dimenangkan oleh satu kecabangan saja, tetapi akan dimenangkan dengan melibatkan multi kecabangan (Combined Armed) dengan memadukan keseimbangan antara kemampuan bermanuver dan tembakan. Oleh sebab itu, selain untuk mencapai tujuan dan sasaran pendidikan tersebut para Perwira Siswa harus mampu mengatur waktu dalam mengikuti pendidikan dengan baik dan menguasai segala naluri yang diinginkan, sehingga kelak setelah selesai mengikuti pendidikan mampu memimpin dan melatih anggotanya menjadi petembak yang andal dan memiliki jasmani yang samapta guna mewujudkan satuan yang profesional.

Pada bagian lain amanatnya Komandan Kodiklat berpesan kepada seluruh Perwira Siswa yang merupakan Perwira muda pewaris estafet kepemimpinan TNI AD di masa datang, menekankan betapa pentingnya seorang Perwira memiliki Knowledge Capital, modal pengetahuan sesuai bidang profesinya sebagai Prajurit, lalu dikombinasikan dengan Skill, maka lahirlah kompetensi, dan dari kompetensi inilah seharusnya seseorang diberi authority atau kewenangan dan kewenangan tersebut harus dijaaga dengan komitmen yaitu komitmen untuk selalu berbuat yang terbaik ( do the best).

Hadir pada acara pembuksaan tersebut, para Danpussen dan Dan Pusdik jajaran Kodiklat TNI AD 

UPACARA PENUTUPAN DIKTUKBA TNI AD TAHAP II KECABANGAN ARMED TA. 2013

Cimahi 3 Agustus 2013,   Komandan Pusdikarmed Kolonel Arm Alfret Denny Tuejeh selaku Irup membacakan amanat Dankodiklat TNI AD sekaligus menutup secara resmi Diktukba TNI AD Tahap II Kecabangan Armed TA. 2013 bertempat di lapangan PBB Pusdikarmed. Pendidikan Pembentukan Bintara Tahap II yang diikuti oleh 283 orang siswa tersebut berlangsung selama 8 minggu.   Adapun tujuan dari Pendidikan Pembentukan Bintara TNI AD Tahap II adalah untuk mengembangkan kemampuan Bintara Siswa TNI AD agar memiliki sikap dan perilaku sebagai prajurit Sapta Marga dan Sumpah Prajurit serta memiliki pengetahuan dan keterampilan Dasar kecebangan sesuai SJM Tk. keterampilan 5 disamping memiliki kondisi jasmani yang samapta,  sedangkan tugas keluaran pendidikan yang diharapkan, mampu berperan sebagai Komandan regu atau setingkat dan mampu

UPACARA PENUTUPAN DIKMABA PK TNI AD TAHAP II KECABANGAN ARMED

TA. 2012 (OVERLOOP)

Cimahi 27 Juli 2013,   Komandan Pusat Pendidikan Artileri Medan Kolonel Arm Alfret Denny D. Tuejeh selaku Irup membacakan amanat Dankodiklat TNI AD pada Upacara Penutupan Dikmaba PK TNI AD  Tahap II Kecabangan Armed TA. 2012 (Overloop) bertempat di lapangan PBB Pusdikarmed.   Pendidikan yang diikuti oleh 80 orang siswa tersebut berlangsung selama 16 minggu.   Dalam amanatnya Dankodiklat TNI AD menekankan beberapa hal untuk dipedomani dan dilaksanakan sbb : Pertama, Selaku insan hamba Tuhan yang beriman senantiasa mendekatkan diri  kepada Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang,  agar dalam pengabdiannya selalu dalam bimbingan dan petunjuk-Nya; Kedua, Dalam pelaksanaan tugas hendaknya dilaksanakan secara proporsional agar tujuan dan sasaran dapat dicapai secara optimal;  Ketiga, Sebagai prajurit harus sentiasa meningkatkan pengetahuan dan keterampilan melalui budaya belajar dan berlatih tanpa mengenal jenuh dan lelah karena itu semua menggambarkan kualitas prajurit TNI AD yang sejati ;   Keempat, Dalam tugas pengabdian di lingkungan TNI AD harus memprioritaskan kepentingan tugas diatas kepentingan pribadi karena hal ini merupakan salah satu ciri dari jati diri prajurit ;   Kelima, Dalam setiap pelaksanaan tugas hendaknya mengedepankan sikap Berbuat yang terbaik, berani, tulus dan ikhlas dalam setiap pelaksanaan tugas.

UPACARA PENUTUPAN PENDIDIKAN SUSBAKURMED ARMED TA. 2013

 

Cimahi 27 Juli 2013,   Wadan Pusdikarmed Letkol Arm Hendro Agus Suseno membacakan amanat Danpusdikarmed dan bertindak selaku Irup menutup secara resmi Pendidikan Susbakurmed Armed TA. 2013 bertempat di gedung A. Yani Pusdikarmed.  Pendidikan Susbakurmed Armed yang telah dilaksanakan selama 6 minggu tersebut  diikuti oleh 19 orang siswa.   Pendidikan Susbakurmed Armed  merupakan upaya pimpinan TNI AD untuk meningkatkan profesionalisme prajurit sehingga mampu melaksanakan tugas dengan baik.   Oleh karena itu diharapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh dapat dijadikan bekal sebingga benar-benar dapat melaksanakan tugas dibidang pengukuran medan dengan baik serta dapat diperoleh daya guna latihan menembak senjata berat di satuan masing-masing secara optimal.


UPACARA PENUTUPAN DIKMATA PK TNI AD GEL II TAHAP II KECABANGAN ARMED

TA. 2012 (OVERLOOP)

Cimahi 22 Juli 2013,   Komandan Pusat Kesenjataan Artileri Medan Brigjend TNI Aryadi Padmanegara selaku Irup membacakan amanat Dankodiklat TNI AD pada Upacara Penutupan Dikmata PK TNI AD Gel II Tahap II Kecabangan Armed TA. 2012 (Overloop) bertempat di lapangan PBB Pusdikarmed.   Pendidikan yang diikuti oleh 220 orang siswa tersebut berlangsung selama 12 minggu.   Dalam amanatnya Dankodiklat TNI AD menekankan beberapa hal untuk dipedomani dan dilaksanakan sbb : Pertama, Senantiasa mendekatkan diri dan memohon kepada Tuhan YME agar senantiasa mendapatkan lindungan dan bimbingan-Nya dalam setiap pelaksanaan Tugas; Kedua, Mantapkan dan bangun terus komitmen moralitas dan etika keprajuritan dengan senantiasa mengamalkan Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI dimanapun berada dan bertugas;  Ketiga, Kobarkan terus semangat pantang menyerah, rela berkorban dan sentiasa bersama dan bersatu dengan rakyat, hilangkan sifat sombong, berperilaku arogan atau merasa paling hebat, tetapi tetaplah bersikap rendah hati, ramah tamah, setia dan jujur serta didiplin;   Keempat, Tingkatkan profesionalisme keprajuritan dengan sentiasa melestarikan budaya belajar dan berlatih guna mewujudkan kesiapan operasional satuan dan keberhasilan pelaksanaan tugas;   Kelima, Berbuat yang terbaik, berani, tulus dan ikhlas dalam setiap pelaksanaan tugas.


UPACARA PENUTUPAN PENDIDIKAN SUSBAJAUBAK & SUSBATURBAK ARMED

TA. 2013

 

Cimahi 22 Juli 2013,   Wadan Pusdikarmed Letkol Arm Hendro Agus Suseno membacakan amanat Danpusdikarmed dan bertindak selaku Irup menutup secara resmi Pendidikan Susbajaubak dan Susbaturbak Armed TA. 2013 bertempat di gedung A. Yani Pusdikarmed.  Pendidikan Susbajaubak dan Susbaturbak yang telah dilaksanakan selama 6 minggu tersebut masing-masing diikuti oleh 18 orang dan 20 orang siswa.   Pendidikan Susbajaubak dan Susbaturbak  merupakan upaya pimpinan TNI AD untuk meningkatkan profesionalisme prajurit sehingga mampu melaksanakan tugas dengan baik.   Oleh karena itu diharapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh dapat dijadikan bekal sebingga benar-benar dapat melaksanakan tugas dibidang peninjuan tembakan dan pengaturan tembakan dengan baik serta dapat diperoleh daya guna latihan menembak senjata berat di satuan masing-masing secara optimal.

UPACARA PENUTUPAN RABINNISCAB TNI AD TA. 2013

      Bandung - Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letnan Jenderal TNI Muhamad Munir menutup Rapat Pembinaan Teknis Kecabangan (Rabinniscab) tahun 2013 di Pusat Pendidikan Kavaleri (Pusdikkav)Pussenkav Kodiklat TNI AD, Padalarang. Jum’at, (28/6). 

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Moeldoko dalam amanat tertulisnya yang dibacakan oleh Wakasad mengatakan, seluruh rangkaian kegiatan Rabinniscab telah dapat dilaksanakan dengan baik. “Saya beserta seluruh staf sangat bangga dan menghargai kesungguhan dan kepedulian para peserta dalam memperhatikan, mencermati dan membahas secara mendalam seluruh materi pada Rabinniscab ini”. Tegas Wakasad.

Hal ini menurut Wakasad merupakan wujud tanggung jawab, sikap dan tekad para perwira untuk berupaya terus-menerus membenahi kekurangan yang ada di kesenjataan dan kecabangan masing-masing. Pimpinan Angkatan Darat sangat mengapresiasi semangat yang ditunjukkan para perwira untuk mewujudkan TNI Angkatan Darat yang profesional.

Lebih lanjut, Wakasad mengatakan bahwa tuntutan peningkatan profesionalisme prajurit merupakan kebutuhan mutlak yang harus diupayakan melalui terobosan berani ditengah kompleksitas permasalahan yang selalu dihadapi. Para Perwira harus menemukan solusi inovatif terhadap setiap permasalahan, terutama hal-hal yang menghambat pelaksanaan tugas pokok. Karenanya diharapkan dari diskusi pemecahan masalah satuan seperti yang telah dilakukan pada pelaksanaan Rabinniscab ini harus dikembangkan menjadi tradisi keseharian dalam kehidupan unsur-unsur pimpinan di satuan. Manfaatkan seluruh daya dan upaya untuk mewujudkan satuan yang andal di seluruh jajaran TNI AD. Tinggalkan cara berfikir dan bertindak yang datar, selanjutnya kembangkan dan implementasikan pemikiran kreatif dan tajam dalam setiap penyelesaian masalah, tambah Wakasad.

Rabinniscab berlangsung selama empat hari dari tanggal 25 hingga 28 Juni 2013, diikuti 708 orang dari berbagai Kesenjataan dan Kecabangan di jajaran TNI Angkatan Darat, yaitu Infanteri, Kavaleri, Armed, Arhanud, Penerbad, Zeni, Perhubungan, Peralatan, Perbekalan dan Angkutan, Kesehatan, Polisi Militer, Ajudan Jenderal, Topografi, Hukum, dan Kecabangan Keuangan. Sedangkan peserta Rabinniscab adalah pejabat Komandan Satuan dan Kabalak dari seluruh Kesenjataan dan Kecabangan TNI AD, dengan tema “Melalui Rabinniscab TA 2013 Kita Tingkatkan Penguasaan Teknis Kecabangan Guna Memantapkan Profesionalisme Prajurit Dalam Mengemban Tugas Pokok TNI AD”.

UPACARA PENUTUPAN PENDIDIKAN SUSPABINSAT ARMED TA. 2013

Cimahi 29 Juni 2013,   Kepala Departemen Pengmilum Letnan Kolonel Arm Heri Suprapto, S.Pd mewakili Danpusdikarmed menutup secara resmi Pendidikan Suspabinsat Armed TA. 2013 bertempat di gedung A. Yani Pusdikarmed. Pendidikan Suspabinsat yang telah berlangsung selama 6 minggu tsb diikuti oleh 20 orang siswa dari berbagai Satuan Armed.   Adapun tujuan dari pendidikan Suspabinsat Armed adalah untuk mendidik dan melatih para Perwira terpilih agar memiliki pengetahuan dan keterampilan serta kondisi jasmani yang samapta guna mengembangkan kemampuan secara profesional sebagai Perwira Pembina Satuan setingkat Baterai di jajaran Satuan Armed yang berjiwa Saptamarga dan Sumpah Prajurit.

 

UPACARA PEMBUKAAN RABINNISCAB TNI AD TA. 2013

Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letnan Jenderal TNI Muhamad Munir membuka Rapat Pembinaan Teknis Kecabangan (Rabinniscab) TA. 2013 di Pusat Pendidikan Kavaleri (Pusdikkav) Pussenkav Kodiklat TNI AD, Padalarang, Bandung, Selasa, (25/6). 

Rabinniscab berlangsung selama empat hari dari tanggal 25 hingga 28 Juni 2013, diikuti 708 orang dari berbagai Kesenjataan dan Kecabangan di jajaran TNI Angkatan Darat, yaitu Infanteri, Kavaleri, Armed, Arhanud, Penerbad, Zeni, Perhubungan, Peralatan, Perbekalan dan Angkutan, Kesehatan, Polisi Militer, Ajudan Jenderal, Topografi, Hukum, dan Kecabangan Keuangan. Sedangkan peserta Rabinniscab adalah para pejabat Komandan Satuan dan Kabalak dari seluruh Kesenjataan dan Kecabangan TNI AD, dengan tema “Melalui Rabinniscab TA. 2013 Kita Tingkatkan Penguasaan Teknis Kecabangan Guna Memantapkan Profesionalisme Prajurit Dalam Mengemban Tugas Pokok TNI AD”. 

Pada kesempatan ini Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Moeldoko dalam amanat tertulisnya yang dibacakan oleh Wakasad menegaskan, keberadaan para Perwira pada Rabinniscab ini dapat memberi sumbangsih pemikiran, ide dan gagasan yang inovatif dan konstruktif bagi peningkatan profesionalisme prajurit, terutama dalam aspek penguasaan teknik sesuai kecabangan masing-masing demi kemajuan TNI AD di masa yang akan datang.

Menurut Kasad, Rabinniscab merupakan wadah yang tepat bagi segenap pembina teknis kecabangan di jajaran TNI AD untuk meningkatkan penguasaan teknik kesenjataan dan kecabangan dalam mendukung tugas pokok TNI AD. Hal tersebut sejalan dengan tujuan penyelenggaraan Rabinniscab ini, yakni; untuk meningkatkan kemampuan teknik dan taktik kecabangan guna mendukung tugas pokok TNI AD. Adapun sasarannya secara kualitatif, adalah meningkatnya kemampuan teknik dan taktik kecabangan, dan meningkatnya pemahaman tentang kerja sama antar kecabangan.

Kasad mengatakan, “Forum Rabinniscab ini agar dapat dijadikan sebagai sarana untuk menjabarkan dan merumuskan pokok-pokok keinginan saya selaku Pimpinan TNI Angkatan Darat, sesuai bidang tugas dan fungsi kecabangan masing-masing”. Manfaatkan forum ini secara optimal untuk melakukan dialog dan diskusi antara Pusat Kesenjataan/Direktorat Kecabangan dengan para Komandan Satuan, sehingga dapat diketahui kondisi nyata yang terdapat di satuan jajarannya, kata Kasad Jenderal TNI Moeldoko. 

Usai acara pembukaan Rabinniscab dilanjutkan dengan peninjauan pameran kecabangan TNI AD, peninjauan Simulator dan garasi MBI dan peninjauan lapangan Halang Rintang kendaraan tempur MBT.

UPACARA PEMBUKAAN PENDIDIKAN SUSBAKURMED TA. 2013

Cimahi 17 Juni 2013, Kepala Departemen Pengmilum Letkol Arm Heri Suprapto, S.Pd selaku Irup membuka secara resmi pendidikan Susb

akurmed TA. 2013 bertempat di gedung A. Yani Pusdikarmed.   Pendidikan Susbakurmed yang diikuti oleg 20 orang siswa tersebut akan dilaksanakan selama 6 minggu dan secara umum bertujuan untuk mendidik dan mengembangkan para Bintara Armed terpilih agar memiliki sikap dan perilaku sebagai prajurit Saptamarga, memiliki pengetahuan dan keterampilan serta kondisi jasmani yang samapta guna mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung jawab jabatan sebagai Bintara pengukur medan di satuan jajaran Artileri Medan.

UPACARA PEMBUKAAN PELATIHAN BINTALSIK PERTAMINA TRAINING & COUNSULTING TA. 2013

 

UPACARA PEMBUKAAN DIKTUKBA TNI AD TAHAP II KECABANGAN ARMED TA. 2013

Cimahi 10 Juni 2013,     Danpusdikarmed Kolonel Arm Alfret Denny D. Tuejeh selaku Irup membacakan amanat Dankodiklat TNI AD pada Upacara Pembukaan Diktukba TNI AD Tahap II Kecabangan Armed TA. 2013 bertempat di lapangan PBB Pusdikarmed.   Pendidikan Pembentukan Bintara Tahap II ini akan dilaksanakan selama 2 bulan dengan tujuan untuk mengembangkan kemampuan Bintara Siswa TNI AD agar memiliki sikap dan perilaku sebagai Prajurit Sapta Marga dan Sumpah Prajurit, pengetahuan dan keterampilan dasar kecabangan sesuai SJM Tk. 5 serta kondisi jasmani yang samapta.   Dalam amanatnya Dankodiklat TNI AD menekankan beberapa hal untuk dipedomani selama pendidikan sbb :   Pertama, Tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan YME agar selalu memiliki ketenangan jiwa dan kejernihan pikiran dalam melaksanakan tugas belajar ini;   Kedua, Segera menyesuaikan diri dengan lingkungan pendidikan, serta tanamkan disiplin dan kesungguhan untuk mematuhi seluruh aturan yang berlaku dalam rangka membangun prajurit yang berkarakter;   Ketiga, Pusatkan perhatian dalam mengikuti pendidikan ini serta berupayalah untuk mencapai prestasi terbaik;   Keempat, Belajar dan berlatihlah dengan sungguh-sungguh yang diiringi dedikasi selama mengikuti proses belajar mengajar agar pelajaran yang diberikan dapat diserap dengan baik;   Kelima, Berbuatlah yang terbaik, berani, tulus dan ikhlas dalam setiap pelaksanaan kegiatan.    

UPACARA PEMBUKAAN SUSBATURBAK & SUSBAJAUBAK ARMED TA. 2013

Cimahi 10 Juni 2013,   Komandan Pusdikarmed Kolonel Arm Alfret Denny D. Tuejeh membuka secara resmi Pendidikan Susbaturbak & Susbajaubak Armed TA. 2013 bertempat di gedung Sudirman Pusdikarmed.   Hadir dalam upacara pembukaan tersebut seluruh Perwira Pusdikarmed dan para Undangan.   Pendidikan Susbaturbak & Susbajaubak Armed yang direncanakan selama 6 minggu dan diikuti oleh masing-masing 20 orang siswa tersebut bertujuan untuk mendidik para Bintara Armed terpilih agar memiliki sikap dan perilaku sebagai prajurit Saptamarga, memiliki pengetahuan dan keterampilan serta kondisi jasmani yang samapta guna mendukung pelaksanaan tugas dan tanggungjawab jabatan sebagai Bintara Pengatur Tembakan dan Peninjau Tembakan di Satuan jajaran Artileri Medan.

UPACARA PENUTUPAN DIKTUKBA TNI AD TAHAP I TA. 2013

Cimahi 8 Juni 2013,  Komandan Pusdikarmed Kolonel Arm Alfret Denny D. Tuejeh selaku Irup menutup secara resmi Diktuba TNI AD Tahap I TA. 2013 bertempat di lapangan PBB Pusdikarmed.   Pendidikan Pembentukan Bintara Tahap I yang diikuti oleh 283 orang siswa berlangsung selama 6 minggu, bertujuan membentuk Bintra Siswa menjadi Bintara TNI AD yag memiliki sikap dan perilaku sebagai prajurit Sapta Marga dan Sumpah Prajurit, memiliki pengetahuan dan keteramplan dasar golongan Bintara dan kondisi jasmani yang samapta, serta keluaran yang diharapkan mampu mengaplikasikan pengetahuan militer umum, taktik dan teknik militer, pengetahuan teritorial dan kepelatian serta manajemen. 

FUN BIKE & GERAK JALAN SANTAI LEPAS SAMBUT DANKODIKLAT TNI AD 

 Subang – Lebih dari 7000-an orang keluarga besar Kodiklat TNI AD dan Kostrad melaksanakan kegiatan Fun Bike dan Gerak Jalan Santai yang dilaksanakan di Kawasan Wisata Ciater Highland Resort, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka lepas sambut Komandan Kodiklat TNI AD. Kegiatan acara lepas sambut ini dipilih lokasi berbeda dengan kegiatan seremonial biasanya yakni dilaksanakan di alam terbuka, dengan tujuan agar bisa lebih mendekatkan antara seorang pimpinan dengan anggota dan seluruh keluarganya. Dalam sambutan yang disampaikan seusai acara Gerak Jalan dan Fun Bike, Letjen TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa jabatan baru yang diemban sebagai Pangkostrad merupakan hasil jerih payah seluruh anggota Kodiklat TNI AD dan bukan semata-mata hasil dari keberhasilan seseorang, karena dengan doa dan dukungan seluruh warga Kodiklat TNI AD itulah Letjen TNI Gatot Nurmantyo menjabat sebagai Panglima Kostrad sekarang. 

Sementara itu Dankodiklat TNI AD, Mayjen TNI Lodewijk F Paulus menyampaikan Kodiklat TNI AD akan terus bersinergi dengan Kostrad dan akan melanjutkan hal-hal yang telah diraih oleh Letjen TNI Gatot Nurmantyo selama memimpin Kodiklat TNI AD dalam membina fungsi doktrin, pendidikan dan latihan dalam rangka membentuk Prajurit Angkatan Darat yang professional dan andal. Kamis (6/6)

Kegiatan Fun Bike dan Gerak Jalan Santai juga dimeriahkan dengan panggung hiburan yang menampilkan kreasi-kreasi dari warga Kodiklat TNI AD serta dibagikan lebih dari 900 Door Prize antara lain Sepeda motor, Laptop, Hp BlackBerry, TV, Lemari Es, Sepeda, Kompor gas dan hadiah lainnya kepada seluruh peserta acara. Acara ini juga dihadiri Wadankodiklat TNI AD, Kaskostrad, Pangdivif Kostrad, para Danpussen Kodiklat TNI AD, para Direktur, Sekretaris, Inspektur Kodiklat TNI AD serta pejabat Kostrad, Kodiklat TNI AD dan Kodam III/Siliwangi lainnya.

UPACARA PEMBUKAAN DIKLAPA II TA. 2013

Bandung - Sebanyak 626 Perwira berpangkat Kapten dari berbagai kecabangan TNI AD, hari ini mulai mengikuti Pendidikan Lanjutan Perwira II. Pendidikan Lanjutan Perwira II yang akan berlangsung selama empat bulan ini merupakan pendidikan pengembangan umum tertinggi di kecabangan Angkatan Darat dengan tujuan untuk mengembangkan kemampuan Perwira, agar memiliki sikap dan perilaku sebagai Prajurit Sapta Marga dan Sumpah Prajurit, memiliki pengetahuan dan keterampilan sebagai Perwira pada jabatan golongan VI serta kondisi jasmani yang samapta. Adapun tugas keluaran pendidikan ini adalah untuk melaksanakan tugas sebagai Wakil Komandan Batalyon, Kepala Seksi dan Perwira Staf Golongan VI. Upacara Pembukaan Pendidikan ini dipusatkan di Pusdikpom Kodiklat TNI AD, Cimahi. Senin (3/6)

Komandan Kodiklat TNI AD, Letjen TNI Gatot Nurmantyo, dalam amanatnya yang dibacakan oleh Direktur Pendidikan Kodiklat, Brigjen Komaruddin mengatakan bahwa Pendidikan ini juga merupakan wahana untuk meningkatkan kualitas intelektual melalui forum kajian akademis dengan mengedepankan nalar dan analisa. Disamping itu juga secara tidak langsung membudayakan untuk menjadi Perwira yang berkarakter yang mengutamakan nilai-nilai kejujuran, kedisiplinan, kegigihan, semangat yang tinggi, bertanggung jawab, selalu memupuk persatuan di tengah-tengah kebhinekaan, semangat berkontribusi bagi kemajuan bersama, percaya diri dan optimis serta senantiasa memegang teguh kode etik Perwira yaitu Budhi Bakti Wira Utama.

Mengakhiri amanatnya, Komandan Kodiklat TNI AD berpesan kepada seluruh siswa Pendidikan Lanjutan Perwira II agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan pendidikan, serta tanamkan disiplin dan kesungguhan untuk mematuhi seluruh aturan yang berlaku dalam rangka membangun Prajurit Siswa yang berkarakter. Konsentrasikan pikiran, serta berupaya untuk mencapai prestasi terbaik dan berkompetisilah secara sehat.

UPACARA PENUTUPAN DIKLAPA I TA. 2013


 (Bandung, 24/5) Bertempat di Grha Yuddha Wastu Pramukha Pussenif, Wadankodiklat TNI AD Mayjen TNI Mulyono mewakili Komandan Kodiklat TNI AD secara resmi menutup Pendidikan Lanjutan Perwira I. Pendidikan yang diberikan kepada Perwira Pertama ini, bertujuan untuk untuk membekali, memelihara, meningkatkan dan mengembangkan pengetahuan/keterampilan tertentu yang dilaksanakan secara berjenjang dan berlanjut guna mengembangkan kemampuan umum yang diperoleh dari daur pendidikan, pelatihan dan penugasan sebelumnya dalam rangka proyeksi penggunaan Perwira dimasa yang akan datang. Pendidikan ini diikuti oleh 568 Perwira Pertama dari berbagai kecabangan Angkatan Darat. 

Komandan       Kodiklat TNI AD, Letnan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wadankodiklat TNI AD menyampaikan bahwa, Pimpinan Angkatan Darat mengibaratkan Kodiklat TNI AD merupakan jantungnya TNI AD dan Pusdik-Pusdik jajaran merupakan dapurnya TNI AD, oleh karena itu untuk mewujudkan tujuan pendidikan, tugas-tugas keluaran pendidikan serta kemampuan keluaran pendidikan yang diharapkan,  maka   Kodiklat   TNI  AD  dan jajaran telah melakukan langkah terobosan dalam proses belajar mengajar yang meliputi pemberian Bahan Latihan Calon Serdik jauh sebelum para siswa masuk ke Lembaga Pendidikan dengan harapan agar Caserdik terdorong untuk belajar lebih awal sebelum memasuki pendidikan dan akan diperdalam pemahamannya selama masa pendidikan. Disamping itu, Kodiklat TNI AD dalam hal ini akan senantiasa konsisten untuk menegakkan seluruh ketentuan yang berlaku bagi semua jenis pendidikan seperti Dikma, Diktuk, Dikbangum, Dikbangspes dan Dik Ilpengtek dengan mengembalikan ke satuan asal bagi Serdik karena  tidak memenuhi   syarat   sesuai    ketentuan  yang diberlakukan oleh TNI AD khususnya bidang pendidikan dan hal tersebut telah dibuktikan ada 4 orang siswa Diklapa I gagal menyelesaikan pendidikan karena masalah kepribadian dan tidak lulus dalam test kesegaran jasmani. 

Disisi lain, pelaksanaan tugas-tugas ke depan menuntut sumber daya manusia Perwira TNI AD yang berkualitas dan profesional sesuai tugas dan jabatannya, oleh karena itu seorang Perwira TNI AD harus mengembangkan kemampuan dirinya agar selalu menjadi Perwira yang terpilih dan tangguh yaitu  berkarakter jati diri TNI, pandai, terampil, fisik prima, pemberani dan pantang menyerah, sehingga mampu menghadapi tantangan tugas yang penuh kompetisi dalam rangka mengoptimalkan  tugas pokok satuan. Untuk itu diharapkan kepada seluruh lulusan Diklapa I agar senantiasa mengembangkan kemampuan diri dengan belajar dan berlatih serta banyak membaca  berbagai referensi/ buku-buku yang berkualitas guna memperkaya cakrawala berpikir.

UPACARA PENUTUPAN DIKSARCAB ABIT DIKTUKPA TA. 2013

Cimahi 4 Mei 2013,

 Perlu para Perwira ketahui bahwa kemampuan TNI AD untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia Prajurit melalui pendidikan sekolah sangatlah terbatas oleh karena itu para Perwira yang juga merupakan Guru, Pelatih, Pembimbing, harus mampu meningkatkan perannya melalui pendidikan luar sekolah sehingga perannya sebagai fasilitator, komunikator, inovator, dinamisator, evaluator dan sebagai pelatih mampu memberikan dan mengembangkan keterampilan / kemampuan agar setiap saat mampu melaksanakan tugas yang diperintahkan, serta mampu memberikan bimbingan dan pengasuhan untuk membantu memecahkan permasalahan-permasalahan yang dihadapi dalam rangka membantu mengatasi terbatasnya kesempatan pendidikan sekolah.

          Hal tersebut disampaikan Wadankodiklat TNI AD Mayjen TNI Mulyono pada saat membacakan amanat Dankodiklat TNI AD pada Upacara Penutupan Pendidikan Dasar Kecabangan TNI AD TA. 2013 Pama Abit Diktukpa TNI AD Gel II TA. 2012 yang bertempat di Pusdikarmed Pussen Armed Kodiklat TNI AD. Sabtu (4/5).

       Selanjutnya perlu para Perwira ketahui bahwa keberhasilan saudara untuk melaksanakan tugas belajar tidak terlepas dari berbagai peran yang saling bersinergis untuk mewujudkan tujuan pendidikan, kemampuan keluaran pendidikan serta beberapa sasaran yang ingin dicapai seperti bidang sikap prilaku, bidang pengetahuan dan keterampilan dan bidang jasmani yang kesemuanya ini menjadi tuntutan Tripola dasar pendidikan, oleh karenanya keberhasilan para Perwira tidak terlepas dari sinergitas yang kokoh kuat diantara 10 komponen pendidikan dan yang paling khusus adalah peran maksimal para Gadik serta keaktifan peserta didik dalam mengikuti setiap tahapan yang diatur dalam program pendidikan, sebagai umat beragama bahwa keberhasilan tersebut juga merupakan rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa yang patut kita syukuri bersama.

Sebagai seorang Perwira yang memiliki kode etik Perwira yaitu Budi Bakti Wira Utama artinya dalam setiap melaksanakan pengabdiannya sesuai dengan UU No. 34 tahun 2004 bahwa setiap Perwira harus berbudi luhur, membela kebenaran, memiliki sifat kesederhanaan, berbakti untuk mendukung cita-cita nasional dan menjadi Perwira ksatria yang bertanggung jawab serta senantiasa menjunjung tinggi nama dan kehormatan Korps Perwira. Oleh sebab itu para Perwira di dalam melaksanakan tugas sesuai jabatan yang diemban hendaknya senantiasa berpedoman kepada kode etik Perwira.

 

 

UPACARA PEMBUKAAN DIKMABA PK TNI AD THP II KECABANGAN ARMED TA. 2012 (OVERLOOP)

 

Cimahi 8 April 2013,   Komandan Pusdikarmed Kolonel Arm Alfret Denny D. Tuejeh selaku Irup membacakan amanat Dankodiklat TNI AD pada Upacara Pembukaan Dikmaba PK TNI AD Tahap II Kecabangan Armed TA. 2012 (Overloop) bertempat di lapangan PBB Pusdikarmed.   Pendidikan Dikmaba PK TNI AD Tahap II Kecabangan Armed yang diikuti oleh 84 orang siswa tersebut rencananya akan berlangsung selama 16 minggu.   Adapun Pendidikan Dikmaba PK TNI AD Tahap II Kecabangan Armed ini merupakan kelanjutan Pendidikan Pertama Bintara Tahap I yang telah dijalani beberapa waktu yang lalu dengan maksud untuk memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan dsaar kecabangan Armed sehingga diharapkan hasil keluaran pendidikan ini dapat tampil memenuhi kebutuhan Bintara sesuai SJM Tk. V Kecabangan Armed serta memiliki sikap dan perilaku yang dilandasi Sapta Marga dan Sumpah Prajurit serta kondisi Jasmani yang samapta, guna mendukung pelaksanaan tugas di satuan. 

PEMBUKAAN OPEN TURNAMEN SEPAKBOLA DANPUSDIKARMED CUP TAHUN 2013

Cimahi 6 April 2013, Palakhar Wadan Pusdikarmed Letkol Arm Heri Suprapto S.Pd mewakili Danpusdikarmed selaku Inspektur Upacara membuka secara resmi Open Turnamen Sepakbola Danpusdikarmed Cup Tahun 2013 bertempat di lapangan Djarot Supadmo Pusdikarmed.   Open Turnamen Sepakbola yang diiukuti 36 klub terbagi menjadi 9 group rencana akan digelar selama 2 bulan (Tgl 6 April s.d 25 Mei 2013) bertempat di lapangan Djarot Supadmo Pusdikarmed dan lapangan Gunung Bohong Cimahi.   Adapun tujuan dari Open Turnamen tersebut disamping untuk meningkatkan prestasi sepakbola diwilayah Cimahi, Bandung dan sekitarnya juga dimaksudkan untuk memelihara dan mempererat rasa persaudaraan dan persahabatan antara kesebelasan-kesebelasan yang ada di wilayah Cimahi, Kab Bandung Barat, Kota Bandung dan sekitarnya.

216 PERWIRA KODIKLAT TNI AD NAIK PANGKAT

 

 

 

 

Bandung - Komandan Kodiklat TNI AD Letnan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, menerima laporan Korps kenaikan pangkat Perwira Kodiklat TNI AD periode 1 April 2013. Upacara Korps Raport kenaikan pangkat ini dilaksanakan di Gedung Muhammad Toha Kodiklat TNI AD. Perwira yang naik pangkat berjumlah 216 orang dengan rincian dari Letnan Kolonel ke Kolonel 2 orang, dari Mayor ke Letnan Kolonel 16 orang, dari Kapten ke Mayor 86 orang, dari Lettu ke Kapten 65 orang, dari Letda ke Lettu 44 orang dan 3 orang dilantik menjadi Letnan Dua. Kenaikan pangkat tersebut terhitung  efektif mulai tanggal 1 April 2013.

Dalam amanatnya, Komandan Kodiklat menyampaikan bahwa kenaikan pangkat adalah penghargaan yang diberikan oleh negara atas prestasi dan dedikasi Prajurit dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab jabatannya. Selain itu, kenaikan pangkat juga merupakan kehormatan dan kepercayaan yang diberikan pimpinan kepada Prajurit dengan harapan mampu menunjukkan dan mempertanggungjawabkan makna kenaikan pangkat ini secara moral dan benar.  

      Lebih lanjut Komandan mengharapkan sebagai wujud dari rasa syukur, para Perwira wajib meningkatkan kualitas pengabdian dan kinerja dalam setiap pelaksanaan tugas secara lebih baik dengan terus mengembangkan potensi diri sebagai pemimpin dan manajer melalui aktualisasi dari pengetahuan, wawasan, kemampuan dan kepemimpinan yang telah melekat dalam diri para Perwira, sehingga, tidak berlebihan kiranya jika kenaikan pangkat seperti ini dapat dijadikan sebagai sumber motivasi dan inspirasi untuk memantapkan etos kerja dalam upaya memajukan Kodiklat TNI AD dimasa mendatang dan jadikan para Perwira sebagai sosok panutan dan senantiasa menampilkan kinerja organisasi yang baik, sehingga dapat meningkatkan produktifitas dan semangat pengabdian dalam tugas.

Acara laporan korps kenaikan pangkat Perwira ini dihadiri juga oleh Wakil Komandan Kodiklat, para Komandan Pusat Kesenjataan, para Direktur Kodiklat, Sekretaris Kodiklat, Para Komandan Pusat Pendidikan jajaran Kodiklat serta para undangan lainnya.

 

UPACARA PEMBUKAAN PENDIDIKAN SUSPAKORBANTEM ARMED TA. 2013

Cimahi 25 Maret 2013,     Komandan Pusdikarmed Kolonel Arm Alfret Denny D. Tuejeh selaku Irup membuka secara resmi Pendidikan Suspakorbantem TA. 2013 bertempat di gedung A. Yani Pusdikarmed.   Hadir dalam upcara pembukaan tersebut seluruh Pa Pusdikarmed serta para undangan.   Pendidikan Supakorbantem yang direncanakan berlangsung selama 6 minggu tersebut diikuti oleg 20 rang siswa dari seluruh Satuan Armed.

UPACARA PEMBUKAAN PENDIDIKAN LANJUTAN I KECABANGAN TA. 2013

 

 Padalarang - Sebagaimana diketahui bersama, bahwa pendidikan lanjutan Perwira I merupakan pendidikan pengembangan umum lanjutan I untuk menduduki jabatan Perwira Staf setingkat Komandan Kompi di Batalyon atau Jabatan Golongan VII. Demikian disampaikan Dankodiklat TNI AD Letjen TNI Gatot Nurmantyo pada saat pembukaan Pendidikan Lanjutan Perwira I Kecabangan TNI AD TA 2013 di lapangan upacara Pusdikkav Padalarang Senin (18/3).

 

 


Perwira yang memenuhi syarat untuk mengikuti Diklapa I berjumlah 881 orang dari berbagai kecabangan. Namun karena terbatasnya alokasi serta tuntutan keluaran Diklapa I adalah Perwira yang berkualitas nantinya sesuai jabatan yang melekat padanya maka diberikan test mulai dari kotama masing-masing sampai dengan pantuhir ditingkat angkatan darat sehingga lulus sejumlah 585 orang.

          Adapun sasaran yang ingin dicapai adalah sikap dan perilaku sebagai Perwira yang memiliki mental, spiritual, mental ideologi dan mental keprajuritan serta terpeliharanya jiwa kejuangan dan kepribadian sebagai Perwira TNI AD. Sedangkan tuntutan kemampuan keluaran pendidikan ini adalah memiliki kemampuan perencanaan, analisa terbatas untuk membentuk pimpinan, mampu menjadi guru militer dan pelatih bagi anggota sesuai lingkup tugas dan tanggung jawab jabatannya.
Demikian penjelasan Dankodiklat TNI AD dalam amanatnya yang berjalan dengan aman dan tertib 

 

OPEN TURNAMEN SEPAKBOLA & BOLA VOLI "DANPUSDIKARMED CUP 2013"

 Ikutulah open turnamen Sepak Bola dan Volly Ball ”DANPUSDIKARMED CUP 2013”, Pendaftaran dibuka pada :

            1.         Tanggal                     :  12 s.d. 31 Maret 2013.

2.         Pukul                         :  08.00 s.d 16.00 WIB.

3.         Tempat                       :  Ruang Fitnes Pusdikarmed.

4.         Biaya  Sepak Bola   :  a.      Pendaftaran              Rp 600.000,-   

                                                            ( Bonus Rokok Djarum Super 1 Slop )                                                     

                                                   b.      Jaminan                    Rp 150.000,-

                                                   c.      Hadiah/Pembinaan :

                        1)         Juara 1           :  Rp. 6.000.000,-

                        2)         Juara 2           :  Rp. 4.000.000,-

                        3)         Juara 3           :  Rp. 2.500.000,-

                        4)         Top Skore      :  Rp. 1.000.000,-

            5.         Call Center                :  a.      Kapten Arm Suherman, HP. 085315749768

                                                               b.      Endi, HP. 08156013396

                                                               c.      Asep Rahmat Z. HP.081322280088

6.         Biaya  Volly Ball       :  -        Pendaftaran              Rp. 250.000,-           

                                                   ( Bonus Rokok Djarum Super 1 Slop )              

            7.         Call Center    :              a.      Letda Arm Suyatno,HP. 081320282456

                                                               b.      Serda Setyo Guritno, HP. 081395186162

                                                   c.      Hadiah/Pembinaan :

                        1)         Juara 1           :  Rp. 3.000.000,-

                        2)         Juara 2           :  Rp. 2.000.000,-

                        3)         Juara 3           :  Rp. 1.000.000,-

8.         Untuk pendaftaran terbuka untuk umum / TERBATAS.  

PEMBEKALAN GUMIL / TIH TERPUSAT JAJARAN LEMDIK PUS/CAB/FUNG TA. 2013

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Cimahi 21 Feb 2013,  Jadilah Guru/Pelatih yang memiliki Hati, hal tersebut disampaikan Kasad Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo saat memberikan pembekalan kepada peserta Pembekalan Gumil/Tih Terpusat Jajaran Lemdik Pus/Cab/Fung AD TA. 2013 di Gedung S. Parman Pusdikpom Kodiklat TNI AD. Seorang Guru Militer ataupun Pelatih merupakan profesi yang sangat terhormat dan mulia, karenanya dalam bertugas haruslah memiliki hati dan kesabaran lebih. Kenali dan sadari bahwa tidak semua peserta didik memiliki kemampuan menyerap ilmu yang sama, ada yang cepat namun ada juga yang lambat. Untuk itu ciptakan suasana belajar yang tidak membosankan, bangkitkan motivasi peserta didik sehingga peserta didik terpacu untuk belajar secara optiomal
        Saat ini kesejahteraan Gumil maupun Pelatih semakin bagus karena honor mengajar sudah meningkat secara signifikan. Kasad mengilustrasikan kalau dulu profesi seorang Gumil/Pelatih seolah olah sebagai profesi “buangan”, namun sekarang Gumil ataupun pelatih menjadi profesi idola. Karenanya Kasad berharap para Gumil dan Pelatih untuk terus menggali ilmu pengetahuan melalui berbagai sarana yang ada.

 

  

RAPAT ANGGOTA TAHUNAN KE-43 PRIMKOP KARTIKA ARDAGUSEMA

TUTUP BUKU TAHUN 2012

 

Cimahi 14 Februari 2013,    Komandan  Pussenarmed Kodiklat TNI AD Brigjend TNI Aryadi Patmanegara memberikan sambutan sekaligus membuka Rapat Anggota Tahunan ke-43 Primkop Kartika Ardagusema Tutup Buku Tahun 2012 bertempat di gedung Sudirman Pusdikarmed.   Acara yang dihadiri oleh Ketua Puskopad A Ganesha Kodiklat TNI AD, Kepala Dinas Perekonomian & UKM Kota Cimahi, Ketua Dekopinda Kota Cimahi serta seluruh anggota Primkop Kartika Ardagusema.   RAT merupakan suatu wahana bagi pengurus untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban tentang pelaksanaan Rencana Kerja dan rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Primkop Kartika Ardagusema Tahun 2012, hasil pemeriksaan pengawas Primkop Kartika Ardagusema selama Tahun 2012,   Konsep Rencana Kerja dan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Tahun 2013 serta hal-hal lain yang perlu dikoordinasikan dan dibahas secara bersama.

 

JAM TRADISI SISWA DIKSARCAB ARMED TA. 2013

 

 

Cimahi 14 Januari 2013,     Wakil Komandan Pusdikarmed Letkol Arm M. Syafei K. membuka secara resmi Jam Tradisi Pasis Diksarcab Armed TA. 2013 bertempat dilapangan Djarot Supadmo Pusdikarmed.   Pendidikan Dasar Kecabangan Armed yang rencananya akan berlangsung selama 16 minggu tersebut diikuti oleh 25 orang siswa.

 

RAPAT ANGGOTA TAHUNAN KE-42 PRIMKOP KARTIKA ARDAGUSEMA

TUTUP BUKU TAHUN 2011

 

Cimahi 14 Februari 2012,    Sekretaris Pussenarmed Kodiklat TNI AD Kolonel Arm Yudi Satriono, SH memberikan sambutan sekaligus membuka Rapat Anggota Tahunan ke-42 Primkop Kartika Ardagusema Tutup Buku Thun 2011 bertempat di gedung Sudirman Pusdikarmed.   Acara yang dihadiri oleh Ketua Puskopad A Ganesha Kodiklat TNI AD, Kepala Dinas Perekonomian & UKM Kota Cimahi, Ketua Dekopinda Kota Cimahi serta seluruh anggota Primkop Kartika Ardagusema.   RAT merupakan suatu wahana bagi pengurus untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban tentang pelaksanaan Rencana Kerja dan rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Primkop Kartika ardagusema Tahun 2011, hasil pemeriksaan pengawas Primkop Kartika Ardagusema selama Tahun 2011,   Konsep rencana Kerja dan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Tahun 2012 serta hal-hal lain yang perlu dikoordinasikan dan dibahas secara bersama.

 
PUSDIKARMED 2013